Showing posts with label Kabel UTP. Show all posts
Showing posts with label Kabel UTP. Show all posts

Monday, November 11, 2013

Fungsi dan Jenis-Jenis Kabel Jaringan Komputer

Apa saja jenis-jenis kabel jaringan komputer yang ada? Dari sekian banyak macam kabel, terdapat kabel yang dikhususkan untuk keperluan jaringan LAN yang menghubungkan komputer satu dengan yang lainnya, atau dari komputer ke modem dan server. Kabel tersebut dirancang khusus untuk membawa informasi berupa data-data yang akan diterjemahkan oleh perangkat CPU menjadi informasi yang dapat kita akses.

Kabel Jaringan Komputer

Fungsi kabel jaringan sendiri adalah sebagai media penghubung sekaligus untuk membuat suatu jaringan antar komputer, kabel ini dirancang khusus untuk dapat mentransmisikan data penting dari komputer satu dengan komputer lainnya dalam satu jaringan. Ada beberapa jenis kebal jaringan, diantaranya adalah kabel STP, kabel UTP, kabel koaksial, dan kabel serat optik.

Kabel UTP, Unshielded Twisted Pair  (UTP) adalah jenis kabel yang tersusun atas lilitan inti kabel dengan tujuan untuk mengurangi interferensi yang terjadi. Kabel ini dapat terdiri dari satu pasang, dua atau empat pasang inti kabel yang saling terpilin satu sama lain. Untuk mengetahui lebih banyak tentang kabel UTP, silahkan baca selengkapnya disini

Kabel Coaxial, sering pula dinamakan dengan kabel koaksial yaitu kabel yang terlindung oleh dua tingkat bahan isolasi. Sebuah inti kabel yang terbuat dari tembaga dibungkus isolator berupa plastik elastis, dan dibungkus oleh penghantar bagian luar berupa bahan serabut, selanjutnya pada pagian paling luar terdapat pembungkus dari plastik yang berfungsi melindungi kabel dari kerusakan fisik. Tentang koaksial kabel silahkan baca selengkapnya disini

Kabel Fiber Optik, sering pula dinamakan dengan kabel serat optic, adalah kabel yang mengusung teknologi terbaru yaitu tersusun atas komponen utama dari kaca. Pipa kaca kecil berfungsi untuk menghantarkan cahaya yang membawa data-data penting, lebih lengkap tentang kabel serat optik silahkan baca disini

Tuesday, September 3, 2013

Kegunaan Masing-Masing Warna Kabel UTP

Masing-masing warna pada kabel UTP memiliki kegunaan yang berbeda sebagai media transmisi data. Seperti kita tahu, fungsi kabel UTP adalah sebagai media penghantar informasi dalam jaringan komputer, yang menghubungkan antara komputer dengan modem, atau komputer satu dengan yang lainnya dalam satu area network.

Kabel UTP atau kabel LAN terdiri dari 8 inti kabel yang memiliki warna berbeda-beda, demikian dengan fungsi setiap inti kabel tersebut juga berbeda. Pada ujung kabel UTP tersambung dengan konektor RJ45 yang kemudian akan dihubungkan dengan LAN card yang ada dalam komputer.

Kegunaan Masing-Masing Warna Kabel UTP

Nah berikut ini fungsi masing-masing warna pada kabel UTP, yang mana tiap warna memiliki fungsi yang berbeda meskipun sama-sama untuk menghantarkan paket data.
  1. Orange : memiliki fungsi sebagai media penghantar paket data.
  2. Putih orange : memiliki fungsi sebagai media penghantar paket data.
  3. Hijau : memiliki fungsi sebagai media penghantar paket data.
  4. Putih Hijau : memiliki fungsi sebagai media penghantar paket data.
  5. Biru : memiliki fungsi sebagai media penghantar paket suara.
  6. Putih Biru : memiliki fungsi sebagai media penghantar paket suara.
  7. Coklat : memiliki fungsi untuk menghantarkan tegangan DC.
  8. Putih Coklat : memiliki fungsi untuk menghantarkan tegangan DC.

Dalam pemasangan kabel UTP pada local network terdapat dua cara instalasi yaitu dengan metode Cross dan Straight. Hal ini menjadikan kabel UTP seperti memiliki dua jenis kabel yang berbeda, padahal sebenarnya hanya susunan urutan warnanya saja yang berbeda, sedangkan kalau kita mau menggunakannya dapat dengan mengubah susunan warna tersebut sesuai keperluan.

Perbedaan Fungsi Kabel LAN Cross dan Straight

Membahas tentang fungsi kabel LAN cross dan straight maka kita akan menjumpai perbedaan antara kedua jenis kabel jaringan ini, meskipun dalam penggunaan kabel ini sama-sama untuk keperluan transmisi data dalam jaringan komputer, namun kedua macam kabel ini berbeda pada cara instalasi dan fungsinya.

Selengkapnya mengenai jenis kabel UTP yang bagus dapat anda baca pada artikel terdahulu yang sudah pernah kita bahas. Nah, berikut ini sekilas perbedaan antara kabel Crossover dan Straight dan juga fungsi dari masing-masing kabel tersebut.

Perbedaan Fungsi Kabel Cross dan Straight

Kabel LAN Straight

Fungsi kabel straight adalah digunakan untuk menghubungkan dua komputer atau lebih dengan melalui perantara hub ataupun switch, dan juga untuk menghubungkan antara satu komputer dengan hub atau sebaliknya. Berikut ini susunan urutan warna kabel straight yang banyak di gunakan sesuai dengan standar Indonesia.
  1. Putih Orange
  2. Orange
  3. Putih Hijau
  4. Biru
  5. Putih Biru
  6. Hijau
  7. Putih Cokelat
  8. Cokelat

Kabel LAN Cross

Sedangkan kabel Cross atau crossover memiliki fungsi untuk menghubungkan dua perangkat komputer secara langsung, ataupun menghubungkan dua buah hub secara langsung. Susunan atau urutan warna kabel Cross yang banyak digunakan adalah seperti berikut ini:
  1. Putih Hijau
  2. Hijau
  3. Putih Orange
  4. Biru
  5. Putih Biru
  6. Orange
  7. Putih Cokelat
  8. Cokelat

Perbedaan susunan urutan warna antara kabel cross dan kabel straight hanya terletak pada kabel nomer 1 dan 3 dan 2 dan 6, apabila ingin mempergunakannya maka kita dapat menukar pin atau susunan kabel tersebut.

Monday, September 2, 2013

Ciri dan Merk Kabel UTP yang Bagus

Memilih kabel UTP yang bagus dengan harga murah tidaklah mudah, karena ciri-ciri kabel yang bagus dapat kita temukan pada harga yang mahal. Untuk itu tidak ada salahnya kita berinvestasi membeli merk kabel UTP yang jelas kualitas dan mutunya, karena untuk pemakaian jangka panjang akan lebih awet dan tidak cepat rusak.

Selain kualitas kabel, yang tak kalah penting adalah pada connector yang digunakan. Connector RJ45 yang bagus dan banyak dipakai umumnya adalah merk AMP, dengan termila kuningan yang tidak cepat terkena korosi.

Kabel UTP yang Bagus

Adapun ciri-ciri kabel UTP yang baik adalah:
  • fleksibel, dengan plastik pelindung yang membungkus yang ulet dan tidak mudah robek.
  • inti kabel yang terbuat dari tembaga asli, perhatikan jangan sampai membeli merk KW atau tiruan karena akan berpengaruh pada transmisi data kedepannya.
  • tentunya memiliki merk yang sudah populer atau kualitas tidak diragukan.

Sedangkan pilihan merk kabel UTP yang terpercaya dapat dilihat pada merk-merk seperti beldend, panduit, systimax, prolink,netlink,bluelink,vascolink,diamond dan masih banyak lagi.

Kalau budget mencukupi tidak ada salahnya membeli merk BELDEN asli yang kualitasnya memang tidak diragukan lagi. Atau, kalau ingin kualitas yang lebih unggul dapat sekalian membeli kabel STP yang harganya lebih mahal namun mutu tetap terjamin.

Perbedaan Kabel UTP dan STP

Dalam jaringan komputer dikenal adanya kabel UTP dan juga kabel STP. Kedua jenis kabel ini memiliki fungsi yang sama, yaitu seperti fungsi kabel UTP adalah untuk menghantarkan data-data dan informasi pada jaringan komputer. Hanya saja terdapat perbedaan antara kabel UTP dan kabel STP. Seperti apa perbedaan tersebut, dan apa yang membedakan antara kedua jenis kabel tersebut?

Untuk melihatnya silahkan perhatikan gambar dibawah ini, yang mana antara kabel UTP dengan kabel STP terdapat sedikit perbedaan yang mempengaruhi kenerja dari kabel tersebut.

Perbedaan Kabel UTP dan STP

Kabel UTP atau Unshielded twisted-pair tidak memiliki pelindung atau pembungkus yang melindungi dari interferensi eletromagnetik dari luar. Pembungkus yang terbuat dari plastik hanya mampu melindungi kabel dari kerusakan fisik.

Sedangkan kabel STP atau Shielded twisted-pair mempunyai pelindung khusus yang terbuat dari logam dan berfungsi untuk menjaga agar tidak ada gangguan interferensi elektromagnetik yang mempengaruhi kinerja kabel.

Demikianlah kurang lebih sedikit info tentang perbedaan kabel UTP dan STP yang dapat dilihat pada jenis pembungkusnya yang tidak sama. Penjelasan lebih lengkap tentang macam jenis kabel STP akan kita ulas pada artikel mendatang.

Fungsi Kabel UTP

Kali ini kita akan membahas tentang fungsi kabel utp straight dan cross yang merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya yaitu pada tulisan pengertian kabel UTP. Untuk menjelaskan tentang fungsi kabel UTP adalah lebih baik kalau kita melihat beberapa macam jenis kabel UTP yang dapat dikelompokkan mejadi beberapa kategori seperti dibawah ini.

Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) adalah kabel yang berfungsi untuk menghubungkan transmisi data dalam jaringan komputer. Bagian-bagian dari kabel UTP terdiri dari empat pasang inti kabel yang dipilin secara menyilang dan saling melilit. Tiap inti kabel terbuat dari tembaga yang terbungkus plastik isolator, dan keseluruhan badan kabel dibungkus oleh plastik yang dapat melindungi kabel dari kerusakan fisik yang mungkin terjadi.

Fungsi Kabel UTP

Berikut ini fungsi masing-masing jenis kabel UTP berdasarkan pengelompokan atau kategorinya:

  1. Kategori 1     Kabel UTP Category 1 (CAT1) adalah kabel UTP yang mempunyai kualitas transmisi paling rendah dan ditujukan hanya untuk penggunaan transmisi suara analog.
  2. Kategori 2     Kabel UTP-CAT2 lebih baik dari CAT1, kabel jenis ini dapat mentransmisikan data hingga 4 megabit per detik (4Mbps). Kabel CAT2 banyak dipergunakan pada penghubung node-node dalam jaringan dengan teknologi Token Ring network dan protocol localtalk (Apple) dari IBM. 
  3. Kategori 3     Kabel UTP-CAT3 kebal jenis ini memiliki kualitas lebih baik yang ditujuka untuk penggunaan transmisi data network hingga 16Mhz dan lebih populer untuk protocol ethernet dengan kecepatan data hingga 10 Mbps.
  4. Kategori 4     Kabel UTP-CAT4 jenis kabel ini mempunyai kualitas transmisi lebih baik daripada kategori sebelumnya yaitu kabel UTP -CAT3, dibuat untuk keperluan komunikasi data dan suara hingga kecepatan 16 megabit per detik, sehingga dapat digunakan untuk protocol 16 Mbps token ring (IBM) dengan kecepatan data hingga 20 Mbps.
  5. Kategori 5     Kabel UTP-CAT5 kualitas dari CAT5 ini jauh lebih tinggi apabila dibanding dengan kabel UTP kategory 4, dan dibuat untuk tujuan menghantarkan komunikasi data serta suara pada kecepatan hingga 100 megabit per detik(100Mbps). Kabel ini menggunakan kawat tembaga dalam konfigurasi empat pasang kawat yang dipilin (twisted pair) dan dilindungi oleh insulasi.
  6. Kategori 6 Memiliki kecepatan up to 250Mbps atau lebih dari dua kali cat-5 dan cat-5e. 
  7. Kategori 7 Dibuat untuk keperluan transmisi data hingga frequensi up to 600Mhz 

Pengertian Kabel UTP

Pengertian: Kabel UTP adalah jenis kabel berinti tembaga yang tidak memiliki shield internal sebagai pelengkapnya. Kabel UTP atau Unshielded twisted-pair banyak digunakan untuk keperluan transmisi data dalam jaringan Local Area Network (LAN). Sebagai penghantar data-data informasi dalam komputer, kabel UTP cukup bagus karena memiliki daya hantar yang bagus, fleksibel dan harga yang relatif murah.

Karakteristik dan kekurangan dari kabel UTP yaitu masih dapat terpengaruh oleh interferensi gelombang elektromagnetik dari luar, karena memang pembungkus bagian luar yang terbuat dari plastik hanya memiliki fungsi untuk melindungi kabel secara fisik.

Pengertian Kabel UTP

Kabel UTP memiliki impedansi sekitar 100 Ohm. Seperti yang dijelaskan pada situs Wikipedia, terdapat beberapa macam kategori kabel UTP bersadarkan kemampuan menghantarkan data yang dimilikinya, silahkan lihat tabel dibawah ini.

Dari beberapa kategori dibawah, yang paling bayak digunakan untuk keperluan kabel jaringan adalah jenis kabel UTP Enhanced Category 5 (Cat5e) dan Category 5 (Cat5).

KategoriKegunaan
Category 1 (Cat1)Kualitas suara analog
Category 2 (Cat2)Transmisi suara digital hingga 4 megabit per detik
Category 3 (Cat3)Transmisi data digital hingga 16 megabit per detik
Category 4 (Cat4)Transmisi data digital hingga 20 megabit per detik
Category 5 (Cat5)Transmisi data digital hingga 100 megabit per detik
Enhanced Category 5 (Cat5e)Transmisi data digital hingga 1000 megabit per detik
Category 6 (Cat6)Mendukung transmisi di frekuensi 250MHz
Category 7 (Cat7)Mendukung transmisi di frekuensi 600MHz